Cenila Krena, 41 tahun, perempuan yang tergila-gila mode up to date, haute couture, kalung berlian, dan mobil. Dengan fesyen dan perhiasan yang ditukar ubah, serta koleksi beragam sepatu dan tas merupakan caranya berkata pada dunia, "Aku unik, aku berbeda, lihatlah aku, pandanglah aku dengan sampul indah ini, nilailah aku darinya, kejarlah aku jika memang dirimu senilai denganku!"
Rara, 32 tahun, psikolog di sebuah LSM pemberdayaan perempuan. Meski berani mengambil tantangan, sesungguhnya adalah penyuka ketenangan. Senang duduk menyendiri di loteng rumah dan berbicara kepada bintang-bintang.
Jaqueline Brahms, 20 tahun, out-to-some-people lesbian, mahasiswa salah satu universitas di Surabaya, fakultas yang populer bagi orang keturunan tionghoa, ekonomi jurusan pemasaran. Bintang Aquarius. Oh, ya, andro.
Apakah yang mereka tulis merupakan kisah nyata sebagaimana mereka alami, itu persoalan yang barangkali hanya mereka yang tahu. Yang terpenting blog ini telah mengikuti “logika blog”: ditulis oleh lesbian tentang lesbian, dengan pendekatan pengalaman personal"
[ Bila Novel Ditulis di Blog (“Club Camilan”, Eka Kurniawan ]
"Novel ini mampu menyuguhkan sebuah kisah dari dunia lesbian yang penuh dengan hikmah dan nilai-nilai humanis serta nilai-nilai cinta yang bersifat universal. Membaca novel ini membuat saya kenyang dan puas, seolah menikmati secangkir kopi hangat dengan donat, bolu dan brownies sebagai camilannya. Manis dan..mmm… yummy."
[ Para Perempuan Yang Mencintai Perempuan, Apresiasi Yosi ]
"Club Camilan, adalah tiga cerita cinta dari tiga perempuan berbeda dalam sebuah buku yang renyah dan enak dibaca."
[ Club Camilan@Ngerumpi.com, Venus ]
"Gua suka novel ini. berbeda. Different bin unik. Kenapa? Ceritanya yah biasa aja. Kisah hidup 3 cewek lesbian. Tentu kehidupannya seperti kehidupan kebanyakan orang. Menurut gue, disitulah letak keunikannya. Selama ini, yang gua baca atau nonton tentang lesbian, selalu di sorot kesuramannya, kesedihannya, aduh pokoknya hal-hal minornya lah"
[ Marisa Roti ]
"Novel ini telah mengangkat beberapa penggal kisah homoseksual, pahit seperti kopi dan manis seperti camilan. Semuanya berpadu dengan santai dan ringan. Ada pengalaman dan pembelajaran yang dapat dimiliki dari novel ini."
[ Club Camilan: Sebuah Gambaran Atas Pilihan Untuk Menjadi Lesbian, Dini Ilyas ]
"I think it’s a very recommended novel untuk Anda yg ingin cari bacaan ringan tapi tetap seru untuk dibaca. membaca novel ini juga memberi saya pelajaran, bahwa hidup ini memang harus memilih. walaupun kadang pilihan itu ga sesuai dengan apa yg kita inginkan atau yg kita pikirkan"
[ Belluire ]
"Ini bukan novel pertama tentang kaum yang seringkali dicap tidak normal. Di novel ini saya tidak hanya mendapati sisi berbunga-bunga atau bahkan sisi berdarah-darah kaum lesbian. Saya hanya mendapatkan potongan-potongan kenyataan dan betapa kaum lesbian harus kuat hati untuk bertahan hidup di zona abu-abu."
[ Ayudya Fitri Basuki ]
Designed by Wordpress Themes. Converted into Blogger Templates by Theme Craft